Proses pembelajaran di masa pandemi Covid merupakan sebuah proses bijak dari pemerintah guna meminimalkan terjadi terjangkit virus yang masih diusahakan vaksinisasi nasional. Proses pembelajaran masih menjadi dilema dibukanya sekolah seperti normal sebelum pandemic. Walaupun dimasa yang seperti sulit melakukan pembelajaran maka ada wilayah bisa melakukan aktivitas belajar sesuai petunjuk pedoman yang ditetapkan pemerintah. Sehingga aktivitas pembelajaran seminimal mungkin bisa dilaksanakan dengan baik dan protokol yang ketat.
Untuk kabupaten Nabire Gugus Covid dan Dinas Pendidikan serta Pemda melakukan sinergitas dalam mengawasi akativitas pendidikan. Mereka sigap melihat perkembangan pandemi di lingkungan persekolahan. Sehingga bila terjadi konfirmasi data peningkatan maka selalu dibuat edaran surat informasi untuk tidak melakukan aktivitas pembelajaran dan aktivitas perkantoran dengan waktu yang telah ditentukan. 
Telah beberapa kali masa perpanjangan kegiatan tatap muka ditiadakan atau dilburkan sementara pada tahun pelajaran 2020/2021 oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Sebagai sekolah di Yayasan PESAT  SMA Kristen Anak Panah tetap mematuhi edaran tersebut dengan berkonfirmasi dengan departemen pendidikan yayasan. Dari awal peremen pedoman Covid khususnya dibidang pendidikan, SMA Kristen Anak telah melakukan dan memenuhi kreteria dalam menuhi dan menjalankan tahapan pembelajaran di masa New Normal. SMA Kristen Anak Panah selalu mengedepankan kesehatan dan tidak mengabaikan proses pendidikan dipersekolahan.
Di masa pandemi Covid SMA Krsiten Anak Panah dimana dewan gurunya telah berkomitmen tidak membudayakan momen libur COVID tanpa belajar. Mereka tidak memanfaat situasi untuk membiarkan pendidikan terpuruk tetapi dengan semangat pelayanan dan motivasi SMA Hebat mereka memberdayakan kemampuan akademis dan teknologi untuk memberikan pelayanan yang optimal. Dimana memanfaatkan waktu mengali kemapuan lewat latihan bersama serta belajar bersama untuk menjadikan SMA Kristen Anak Panah tetap konsisten dalam proses pembalajaran daring maupun luring atau kombinasi dari keduanya walau dalam keterbatasan infrastrukutur jaringan.
Dikonfirmasi oleh Kepala Sekolah SMA Kristen Anak Panah dalam pembelajaran tatap muka beliau menjelaskan dalam keadaan apapun dilakukan sesuai pentujuk yang dijalankan dengan rambu-rambu kesehatan protokol Covid yang mengutamakan kesehatan komunitas sekolah. Dijelaskan lagi oleh Mner saapan oleh guru-guru SMA Kristen Anak bahwa untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai surat edaran Kepala Dinas Pendidikan  no 421/250/2021 ada point menjelaskan setiap guru wajib dirapid antigen dan semua tenaga pendidik dan pendidikan yang berjumlah 29 orang telah dirapid dengan hasilnya negatif.
Ditambahkan lagi oleh Kepala Sekolah Refly Jefry Umpel, S.S, M.Pd atau Mner, dimana SMA Kristen Anak Panah akan beraktivitas belajar pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2021 berdasarkan ijin edaran Kepala Dinas Pendikan Nabire. Segalah persiapan telah dibuat sedemikian rupa atas kerjasama tim Wakasek dan Tim pengembangan Kurikulum sehingga fungsi kontrol dan pengawasan dalam proses pembelajaran dapat terlaksana sesuai harapan bersama orang tua dan komunitas sekolah. Mengingat ujian sekolah telah dekat dan kenaikan kelas, maka proses tatap muka dengan kapasitas 50% harus dimaksimalkan walau tidak terukur tetapi harus bersyukur ujar mener setalah di rapit tes antigen di yayasan persekolahan PESAT. (Mner Refly)